Bintek Penyusunan Angka Kredit Prakom

Nov 15

Bintek Penyusunan Angka Kredit Prakom

Wonosobo, BKD - Dalam rangka percepatan penyusunan Daftar Usulan Penilaian Angka Kredit (DUPAK) Pranata Komputer (Prakom), Pemerintah Kab. Wonosobo dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah Kab. Wonosobo bekerjasama dengan Tim Penilai Angka Kredit Prakom menggelar Pelatihan Penyusunan Angka Kredit bagi Jabatan Fungsional Prakom selama dua hari, Kamis (12/11/2020) dan Jumat (13/11/2020) di Holiday Inn Express Hotel, Semarang.

prakom2

Acara ini dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kab. Wonosobo, Dr. PRAYITNO, S.Sos., M.Si., dalam arahannya Prayitno menyampaikan agar pelatihan penyusunan angka kredit dapat diikuti dengan sebaik-sabaiknya sebagai bekal untuk menyusun angka kredit sebagai salah satu syarat  untuk dapat kenaikan pangkat. Sekretaris Daerah Kab. Wonosobo, Drs. ONE ANDANG WARDOYO, M.Si juga hadir dalam pelatihan ini, Andang memberikan materi terkait dengan peran ASN sebagai abdi masyarakat yang dituntut untuk bekerja maksimal dan bekerja sesuai aturan yang ada, tidak lupa pada kahir paparannya, memotivasi para Pejabat Pranata Komputer agar tetap semangat dan senantiasa meningkatkan kompetensi dibidang TI, karena saat ini dan kedepan TI menjadi unsur pokok dalam pelaksanaan roda pemerintahan.

Sebagai narasumber sekaligus Tim Penilai Angka Kredit Jabatan Prakom Prov. Jawa Tengah, Eka Suprapti, , ST, M.M., Kasi Data dan Integrasi Sistem Informasi, Diskominfo Prov. Jawa Tengah dan Achmad Julianto, S.Kom., Pranata Komputer pada Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah.

prakom

Pelatihan ini dimaksudkan agar Pejabat Fungsional Prakom Pemkab. Wonosobo memiliki pengetahuan dalam penyusunan angka kredit. Perlu diketahui bahwa Pemkab. Wonosobo memiliki 9 pejabat fugsional pranata komputer, tujuh prakom merupakan Prakom Terampil dan dua prakom lainnya Prakom Ahli, dan dari ke-sembilan Prakom yang ada, belum pernah ada yang mengalami kenaikan pangkat setelah mendapat kenaikan pangkat satu kali secara reguler.

 

Read 333 times
loader