Cuti Tahunan

Jul 25

Cuti Tahunan

Dasar Hukum :

  1. Undang-undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 ttg Manajemen Pegawai Negeri Sipil;
  3. Peraturan Ka. BKN No. 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil

Cuti Tahunan (Perka BKN No. 24 th 2017) :

Ketentuan Pemberian Izin Cuti Tahunan adalah sebagai berikut:

  1. PNS dan Calon PNS yang telah bekerja paling kurang 1 (satu) tahun secara terus menerus berhak atas cuti tahunan;
  2. Lamanya hak atas cuti tahunan adalah 12 (dua belas) hari kerja. Permintaan cuti tahunan dapat diberikan untuk paling kurang 1 (satu) hari kerja;
  3. Cuti tahunan yang akan digunakan di tempat yang sulit perhubungannya, maka jangka waktunya dapat ditambah untuk paling lama 12 (dua belas) hari kalender;
  4. Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan dalam tahun yang bersangkutan, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun berjalan;
  5. Sisa hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan dalam tahun bersangkutan dapat digunakan pada tahun berikutnya paling banyak 6 (enam) hari kerja;
  6. Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan 2 (dua) tahun atau lebih berturut turut, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk hak atas cuti tahunan dalam tahun berjalan;
  7. Hak atas cuti tahunan dapat ditangguhkan penggunaannya untuk paling lama 1 (satu) tahun apabila terdapat kepentingan dinas mendesak, hak tersebut dapat digunakan dalam tahun berikutnya selama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk hak atas cuti tahunan tahun berjalan;
  8. PNS yang menduduki jabatan guru pada sekolah dan jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan menurut peraturan perundang-undangan, disamakan dengan PNS yang telah menggunakan hak cuti tahunan;
  9. Pemberian cuti tahunan harus memperhatikan kekuatan jumlah pegawai pada unit kerja yang bersangkutan.

Prosedur dan Dokumen Kelengkapan Usulan :

  1. Pengajuan permohonan dari pemohon secara tertulis kepada kepala OPD dengan catatan pertimbangan atasan langsung
  2. Surat Pemberian Ijin Cuti Tahunan dari Kepala OPD tembusan disampaikan kepada BKD
  3. Fotocopy SK CPNS, PNS dan Pangkat terakhir (dilegalisir)
  4. Untuk PNS Non Guru yang menggunakan cuti tahunan untuk melaksanakan umroh :
    • Surat Keterangan bahwa PNS ybs benar-benar jamaah umroh
    • Fotocopy bukti pembayaran dan jadwal perjalanan umroh dari perusahaan/biro perjalanan umroh

 

-- DOWNLOAD FORMAT PERMOHONAN DAN IJIN CUTI TAHUNAN PNS --

Read 2674 times