Cuti Melahirkan

Jul 26

Cuti Melahirkan

Dasar Hukum :

  1. Undang-undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 ttg Manajemen Pegawai Negeri Sipil;
  3. Peraturan Ka. BKN No. 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil

Cuti Melahirkan (Perka BKN No. 24 th 2017) :

Ketentuan Pemberian Izin Cuti Melahirkan adalah sebagai berikut :

  1. Untuk kelahiran anak pertama sampai dengan kelahiran anak ketiga pada saat menjadi PNS berhak atas cuti melahirkan;
  2. Untuk kelahiran anak keempat dan seterusnya kepada PNS diberikan cuti besar;
  3. Cuti besar untuk kelahiran anak keempat dan seterusnya berlaku ketentuan sebagai berikut:
    • permintaan cuti tersebut tidak dapat ditangguhkan;
    • mengesampingkan ketentuan telah bekerja paling singkat 5 tahun secara terus-menerus; dan
    • lamanya cuti besar tersebut sama dengan lamanya cuti melahirkan.
  4. Lamanya cuti melahirkan sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah 3 (tiga) bulan;
  5. Dalam hal tertentu PNS dapat mengajukan permintaan cuti melahirkan kurang dari 3 (tiga) bulan;
  6. Selama menggunakan hak cuti melahirkan, PNS yang bersangkutan menerima penghasilan PNS, terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dan tunjangan jabatan sampai dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah yang mengatur gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS.

Dokumen Kelengkapan Usulan :

  1. Pengajuan permohonan dari pemohon secara tertulis kepada kepala OPD dengan catatan pertimbangan atasan langsung
  2. Pengantar dari Kepala OPD
  3. Fotocopy SK CPNS, PNS dan Pangkat terakhir (dilegalisir)
  4. Fotocopy surat nikah
  5. Daftar Keluarga
  6. Surat Keterangan dari Dokter/Bidan yang menyebutkan HPL (Hari Perkiraan Lahir) PNS Wanita ybs dan keterangan lain yang diperlukan

 

-- DOWNLOAD FORMAT PERMOHONAN DAN IJIN CUTI MELAHIRKAN PNS --

Read 3792 times