Jam Pelayanan: Senin - Kamis (07:30- 16:00 WIB) Jum'at (07:30 - 11:00 WIB)

Menu
admin Kamis, 08 Oktober 2026 7 Views

Pemerintah Kabupaten Wonosobo Perkuat Sistem Merit dan Manajemen Talenta melalui High Level Meeting

WONOSOBO - 19 September 2026

WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan High Level Meeting Perwujudan Sistem Merit dalam rangka Percepatan Manajemen Talenta, Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) pada 18–19 September 2026. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 90 peserta tersebut melibatkan Pejabat Pimpinan Tinggi, Pejabat Administrator, Camat, Kepala Bagian, serta tim pendamping. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat komitmen pimpinan perangkat daerah dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai salah satu unsur strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Pengelolaan ASN melalui sistem merit diharapkan mampu memastikan setiap pegawai dikelola berdasarkan kualifikasi, kompetensi, potensi, kinerja, dan integritas secara objektif dan adil. Manajemen talenta dipandang sebagai instrumen strategis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, mempertahankan, dan menempatkan talenta ASN sesuai dengan kompetensi serta potensinya. Penerapan manajemen talenta dilakukan melalui pemetaan kinerja dan potensi ASN yang selanjutnya menjadi dasar pengembangan talenta, pemberian penghargaan, retensi, hingga penyiapan suksesor untuk jabatan target. Dalam implementasinya, penilaian talenta mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), kompetensi, pengalaman jabatan, pendidikan, penghargaan, umpan balik kinerja, serta rekam jejak disiplin.

Selain penguatan manajemen talenta, kegiatan juga menjadi momentum untuk menginternalisasikan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menekankan bahwa ASN merupakan aset strategis daerah sekaligus penggerak utama birokrasi dan pembangunan. Oleh karena itu, penerapan sistem merit dan manajemen talenta perlu diarahkan untuk memastikan potensi, kompetensi, kinerja, dan rekam jejak ASN dikembangkan secara objektif sehingga dapat menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat. Internalisasi visi dan misi daerah juga diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara konseptual, tetapi diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan perangkat daerah serta target kinerja individu. Dengan demikian, setiap ASN dapat memahami kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan Kabupaten Wonosobo dan mewujudkannya dalam pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.

Aspek integritas dan pencegahan benturan kepentingan turut menjadi bagian penting dalam pembahasan. Pengelolaan ASN melalui sistem merit dan manajemen talenta harus dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap keputusan kepegawaian harus didasarkan pada kepentingan organisasi, kualifikasi, kompetensi, dan kinerja pegawai, bukan kepentingan pribadi, kelompok, maupun hubungan tertentu. Dalam rangka memperkuat komitmen tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Benturan Kepentingan. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga objektivitas, profesionalitas, integritas, dan kepercayaan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Sementara itu, aspek Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) turut menjadi pembahasan dalam High Level Meeting. Materi mengenai elektronifikasi transaksi pemerintah daerah disampaikan oleh Pimpinan Bank Jateng Cabang Wonosobo. Digitalisasi transaksi pemerintah daerah dinilai dapat mendukung peningkatan kemudahan pembayaran, transparansi, monitoring, rekonsiliasi, serta efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Implementasi digitalisasi juga perlu diiringi dengan penguatan literasi dan keamanan digital. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dalam menjaga keamanan data pribadi serta mewaspadai berbagai ancaman digital. Di sisi lain, masih diperlukan penguatan dokumentasi, publikasi, kebijakan, tindak lanjut, serta sosialisasi untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan P2DD.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo diharapkan semakin mampu membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen yang telah dibangun selanjutnya diharapkan dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh masing-masing perangkat daerah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya. High Level Meeting ini sekaligus menjadi wujud sinergi Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat penerapan sistem merit dan manajemen talenta, memperkuat integritas birokrasi, serta mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah demi mendukung terwujudnya Wonosobo yang Sejahtera, Adil, dan Makmur.

Bagikan Artikel Ini :