Kesamaptaan CPNS Formasi Tahun 2012
WONOSOBO, BKD – Dalam menjalankan tugas sehari-hari, PNS dituntut senantiasa memiliki mental, pengetahuan dan wawasan, kompetensi serta fisik yang baik. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo, yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah telah melaksanakan Kesampataan untuk CPNS formasi tahun 2012, pada tanggal 12-13 November 2014 di “Omah Dhuwur”, Andongsili, Wonosobo. Peserta dalam kegiatan ini adalah CPNS formasi tahun 2012 yang berjumlah 78 orang.
Kesamaptaan CPNS Formasi Tahun 2012, dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Wonosobo, Hj. Maya Rosida, M.M, didampingi oleh Kepala BKD Kab. Wonosobo, M.Zuhri, S.Sos., M.Si. dan dihadiri oleh Komandan Kodim 0707 Wonosobo, Letkol Inf Agus Muchlis Latif beserta jajarannya.Materi kegiatan kesamaptaan ini meliputi, Materi Wawasan Kebangsaan diampu oleh Dandim 0707 Wonosobo, Materi tentang Kepegawaian oleh tim dari BKD, Bimbingan Mental dan Rokhani oleh Kyai Abdul Mutholib dan Materi Motivasi Kinerja oleh Widyaiswara, Drs. Pram Prasetya Achmad. Untuk pelatihan fisik, diampu tim dari Kodim 0707. Setelah Kegiatan Kesamaptaan CPNS Formasi Tahun 2012, dilanjutkan ke pengambilan Sumpah PNS yang merupakan satu rangkaian Kegiatan.
admin
Baca Selengkapnya
Pengambilan Sumpah PNS Tahun 2014
WONOSOBO, BKD Sumpah dan janji PNS merupakan pernyataan kesanggupan PNS untuk melakukan suatu keharusan atau tidak melakukan suatu larangan. Seorang PNS mengangkat sumpah dan janji berdasarkan keyakinan agama dan kepercayan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, artinya pernyataan kesanggupan dalam sumpah dan janji yang diucapkan, ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bertempat di “Omah Dhuwur”, Andongsili, Wonosobo, pada tanggal 13 November 2013, setelah pelaksanaan Kesamaptaan, dilanjutkan pengambilan Sumpah dan Janji PNS. Sebanyak 78 PNS diambil sumpahnya secara langsung oleh Wakil Bupati Wonosobo, Dra. Hj. Maya Rosida, M.M., didampingi oleh Kepala BKD kab. Wonosobo, M.Zuhri, S.Sos., M.Si.Dalam pengarahannya, Wakil Bupati Wonosobo berpesan, bahwa PNS yang sudah disumpah agar tetap menjalankan kinerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta mentaati aturan kepegawaian, salah satunya tetap menjunjung tinggi kedisplinan pegawai.
admin
Baca Selengkapnya
Rakor Teknis Penerapan SIMPEG tahun 2014
WONOSOBO, BKD – Tindak lanjut dari Sosialisasi Penerapan SIMPEG Kabupaten Wonosobo adalah pelaksanaan rakor teknis penerapan SIMPEG. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 – 17 November 2014, bertempat di Ruang Rapat BKD Kab. Wonosobo. Peserta rakor sejumlah 140 peserta, yang terdiri dari Instansi Dinas, Kantor, Badan, UPTD Dikpora, Kecamatan, SMP, SMA dan SMK yang dalam pelaksanaannya dibagi menjadi enam tahap. Adapun Sasaran peserta adalah Kepala Subbag TU/Kepegawaian atau staf sekretariat/TU di setiap instansi yang membidangi urusan ketatausahaan/kepegawaian, sehingga diharapkan tahu seluk beluk permasalahan kepegewaian dan mampu memecahkan permasalahan tersebut.
Nara sumber Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Penerapan SIMPEG adalah Kepala Sub Bidang Informasi dan Pengolahan Data Kepegawaian BKD Kab. Wonosobo, Sugeng Riyadi, S.Sos., M.T. Adapun tujuan dilaksanakan Rakor Teknis adalah setiap peserta diharuskan mengetahui dan mampu mengoperasikan Aplikasi SIMPEG, yang nantinya aplikasi SIMPEG tersebut digunakan untuk alat bantu untuk updating data PNS, dengan harapan, dengan adanya campur tangan dari setiap SKPD diharapkan updating data bisa terlaksana dengan cepat dan akurat. Terimakasih kepada Teman-teman SKPD, mari kita berjuang untuk data kepegawaian yang lebih baik, manajemen kepegawaian yang lebih baik, Wonosobo yang lebih baik. Semangatttttt...!!!
admin
Baca Selengkapnya
Sosialisasi Penerapan SIMPEG Kabupaten Wonosobo
WONOSOBO, BKD – Dalam rangka mewujudkan struktur manajemen kepegawaian yang baik, maka dibutuhkan data kepegawaian yang akurat, valid dan up to date, dan untuk mewujudkan data yang akurat, valid dan up to date maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang mampu mengakomodir segala jenis data kepegawaian. Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG), merupakan sistem terkomputerisasi yang didalamnya mampu mengolah data kepegawaian yang nantinya akan menghasilkan informasi yang dapat digunakan, utamanya sebagai pendukung keputusan dalam mengambil kebijakan. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan SDM yang mau dan mampu dalam kegiatan up dating data kepegawaian.
Bertempat di Pendopo Wakil Bupati Wonosobo, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Wonosobo, pada tanggal 5-6 November 2014, telah mengadakan sosialisasi penerapan SIMPEG. Sesuai dengan tema kegiatan yaitu “SIMPEG untuk Manajemen Kepegawaian yang Lebih Baik”, maka sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan SIMPEG sebagai alat bantu dalam mengelola data kepegawaian, agar dalam pengelolaannya bisa lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kab. Wonosobo, Drs. Eko Yuwono didampingi oleh Kabid Umum dan Kepegawaian, BKD Kab. Wonosobo, Sulistiani, S.Sos., M.Si. dan Kasubid Informasi dan Pengolahan data Kpegawaian, Sugeng Riyadi, S.Sos. Sebagai nara sumber, Senior Programer Dinustek, Rendy Amdani. Adapun peserta sosialisasi berjumlah 140 PNS yang tebagi dalam dua tahap, tahap pertama pada tanggal 5 November 2014 berjumlah 70 pegawai terdiri dari Instansi Dinas, Kantor, Badan, UPTD Dikpora dan Kecamatan se Kab. Wonosobo, sedangkan untuk tahap ke dua pada tanggal 06 November 2014 berjumlah 70 pegawai terdiri dari SMA, SMK dan SMP se Kab. Wonosobo. Sasaran peserta adalah Kepala Subbag TU/Kepegawaian atau staf disekretariat di setiap instansi yang membidangi urusan ketatausahaan/kepegawaian. Setelah kegiatan sosialisasi ini akan diadakan kegiatan lanjutan yaitu Rakor Teknis Pelatihan SIMPEG yang telah diselenggarakan mulai tanggal 10 November 2014 s/d 17 November 2014 bertempat di Aula BKD Kab. Wonosobo.
admin
Baca Selengkapnya
Mengintip SIMPEG di Temanggung, Demak dan Salatiga
Wonosobo, BKD - Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) merupakan Sistem Informasi yang menangani pengelolaan data kepegawaian khususnya pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) meliputi antara lain pendataan pegawai, proses perencanaan dan formasi kepegawaian, penilaian angka kredit, mutasi pegawai, sistem pelaporan dan urusan kepegawaian lainnya, oleh karena itu, untuk lebih mengoptimalkan penggunaan SIMPEG, pada tanggal 15–16 Oktober 2014, TIM Studi Banding BKD Kab. Wonosobo mengunjungi tiga instansi yang telah menggunakan SIMPEG dengan tujuan mengetahui kelebihan, kekurangan dan kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam pengelolaan data kepegawaian dengan menggunakan SIMPEG. Yaitu BKD Kabupaten Temanggung, BKD Kabupaten Demak dan BKD Kota Salatiga.
Pada kunjungan pertama di BKD Kab. Temanggung, Tim dari Kab. Wonosobo disambut langsung oleh Kabid yang membawahi data kepegawaian, Sri Hariyanto, S.Sos, MM., dan TIM IT BKD Kab. Temanggung. Dalam paparannya, dijelaskan mengenai kondisi pengelolaan SIMPEG yang mulai dikembangkan sejak tahun 2005 dan diperlihatkan mengenai Sistem Informasi Penilaian Prestasi Kerja Pegawai (P2KP) yang saat ini sudah digunakan secara online. Pada kunjungan kedua di BKD Kab. Demak, TIM disambut oleh oleh Kasubbid Data dan Informasi Kepegawaian beserta TIM IT BKD Kab. Demak, dalam paparanya menjelaskan mengenai kondisi terkini perkembangan pengelolaan SIMPEG. Selanjutnya dalam kunjungan ke tiga, TIM berkunjung ke BKD Kota Salatiga, yang disambut langsung oleh Kabid Pembinaan dan Pengelolaan Data Pegawai dan Kasubbid Pengelolaan Data Pegawai beserta TIM IT dari BKD Kota Salatiga.
Pada umumnya, Aplikasi Web Base dari masing-masing obyek studi banding adalah sama, dari sisi teknik program yang digunakan maupun modul-modul yang terdapat di SIMPEG. Adapun pembedanya adalah dari tata cara maupn proses updating data dan pemberian kewenangan / hak akses kepada masing-masing user SIMPEG.
admin
Baca Selengkapnya
Pelantikan Pejabat Struktural Tahun 2014
Wonosobo, BKD - Pada hari ini Rabu, 6 Agustus 2014 dipimpin oleh Bupati Wonosobo, HA Kholiq Arif , bertempat di Halaman Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wonosobo telah dilaksanakan Pengucapan sumpah dan pelantikan Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo sejumlah 15 orang, yang terdiri dari pejabat eselon III.a yang dimutasi sebanyak 2 orang dan 1 orang PNS yang promosi yaitu dr. M. RIYATNO, M.Kes yang jabatan semula adalah Kepala Bidang Penunjang RSUD Setjonegoro Kabupaten Wonosobo yang kemudian diangkat menjadi Direktur RSUD Setjonegoro Kabupaten Wonosobo. Sedangkan untuk Eselon III.b sebanyak 2 orang yang dimutasi dan untuk Eselon IV.a sebanyak 10 orang yang dimutasi. Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Wonosobo, Sekretaris Daerah Kab. Wonosobo dan segenap jajaran pejabat struktural di lingkungan Pemkab Wonosobo.
Adapun pemindahan dan pengangkatan pejabat struktural, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 821.2/0190/BKD/2014 tanggal 6 Agustus 2014 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo.Dalam sambutannya, Bupati Wonosobo kembali menekankan bahwa tugas utama PNS adalah sebagai pelayan masyarakat dan untuk mencapai pelayanan yang baik, didalam suatu kegiatan haruslah mencakup 3 tahapan pelaksanaan kegiatan yaitu, perencanaan yang baik, proses yang baik dan hasil yang baik. Disampaikan pula mengenai pentingnya pengelolaan data base disetiap SKPD sehingga segala pelaporan terkait kondisi SKPD dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Upacara pelantikan ditutup dengan doa dan dilanjutkan prosesi bersalaman sebagai ucapan selamat kepada pejabat yang baru.
admin
Baca Selengkapnya