KUNJUNGAN STUDI TIRU KOMISI I DPRD KOTA SURAKARTA KE BKD WONOSOBO
WONOSOBO, BKD. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo menerima kunjungan studi tiru dari Komisi I DPRD Kota Surakarta. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka sharing information terkait strategi penataan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah keterbatasan ruang fiskal serta pembatasan belanja pegawai sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD).
Dalam diskusi tersebut, Kepala BKD Kabupaten Wonosobo hadir secara langsung didampingi oleh Sekretaris BKD, Kepala Bidang Perencanaan dan Penatausahaan Kepegawaian, serta Kepala Bidang Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Karir. Turut hadir pula perwakilan dari BPPKAD Kabupaten Wonosobo dan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo.
.png)
Tata Kelola Pemerintahan dan Penataan SDM
Dalam sambutannya, Kepala BKD Kabupaten Wonosobo memaparkan tugas pokok dan fungsi BKD, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Misi ke-8 Kabupaten Wonosobo, yaitu "Mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan terpercaya sebagai pengemban ampera (amanat penderitaan rakyat)".
Guna mewujudkan misi tersebut, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang akuntabel, kompeten, dan adaptif. Mengingat belum terpenuhinya kebutuhan SDM di seluruh jabatan pada perangkat daerah, diperlukan strategi khusus agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.
Diperlukan strategi redistribusi pegawai yang presisi dan tepat sasaran melalui pemetaan berbasis skala prioritas, sehingga di tengah keterbatasan anggaran, tujuan organisasi tetap dapat tercapai secara optimal.
Sinergi dan Praktik Baik (Best Practices)
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan saling bertukar pengalaman terkait implementasi penataan pegawai di masing-masing instansi. Pembahasan berlangsung mendalam dan aplikatif, mencakup perencanaan pemenuhan kebutuhan pegawai di tengah kebijakan pembatasan belanja.
"Fokus pembahasan mencakup mulai dari perencanaan pemenuhan kebutuhan pegawai hingga mekanisme mutasi, promosi, dan rotasi yang presisi demi terwujudnya organisasi pemerintahan yang lincah dan adaptif."
.png)
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan kedua belah pihak dapat mempererat sinergi kerja sama antar daerah, serta dapat mengadopsi berbagai praktik baik (best practices) dalam pengelolaan tata kelola kepegawaian yang lebih efisien dan adaptif ke depannya.
Bagikan Artikel Ini :
Pencarian
Postingan Terpopuler
-
Seleksi CPNS 2024
admin -
-
-
Seleksi Calon PPPK
admin -
636 PPPK MENERIMA SK
admin