Jam Pelayanan: Senin - Kamis (07:30- 16:00 WIB) Jum'at (07:30 - 11:00 WIB)

Menu
Default News Image
29 Aug 2019
"Talent Scouting" PNS Kab. Wonosobo
Wonosobo, BKD - Selama 2 hari, ( Rabu-Kamis, 28/29-08-2019) Pemerintah Kab. Wonosobo dalam hal ini melalui BKD Kab. Wonosobo bekerjasama dengan tim penguji eksternal dari Pusat Pengkajian Kebijakan Daerah dan Kelembagaan (PPKDK) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)  UNS Surakarta melaksanakan kegiatan Penelusuran ASN potensial atau Talent scouting bagi PNS khususnya bagi pejabat Pengawas di lingkungan Pemkab. Wonosobo. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah Kab. Wonosobo, Drs. MUHAMAD AZIZ WIJAYA, M.Si. , dan didampingi Kepala BKD Kab. Wonosobo,  Dr.PRAYITNO, S.Sos, M.Si. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, hari pertama pada tanggal 28 Agustus 2019 diikuti oleh 179 peserta dan hari kedua pada tanggal 29 Agustus 2019 diikuti oleh 194 peserta, adapun materi yang diujikan meliputi Psikometri, Case Analysis, Integrity Questionnaire, Uji Komptensi Bidang dan Leaderless Group Discussion (LGD). Kegiatan ini ditutup oleh Sekretaris BKD Kab. Wonosobo, ASNGARI, S.Sos. Latar Belakang Sesuai Pasal satu (1) tentang ketentuan umum ayat 22 Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menyebutkan bahwa sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.Penelusuran ASN potensial atau Talent scouting adalah sebuah metode yang digunakan untuk mencari PNS dengan bakat-bakat dan kompetensi terbaik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Talent scouting akan di laksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah bekerja sama dengan tim penguji eksternal dari PPKDK LPPM UNS Solo. Hasil Talent Scouting akan disusun kedalam Talent Pool yang terintegrasi dengan Sistem Informasi dan Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dan kemudian dijadikan sebagai panduan bagi Pemerintah Daerah dalam memetakan PNS berdasarkan peminatan, rumpun pendidikan dan pembidangan kompetensi. Dan nantinya akan dijadikan pedoman dalam menerapkan sistem merit di daerah. Peserta Sesuai Ketentuan Pasal 54 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 11 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil Peserta Uji Penelusuran Kader PNS Potensial Kabupaten Wonosobo adalah PNS Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang menduduki Jabatan Pengawas (setara eselon IV) dengan pendidikan minimal Sarjana (S1) atau Diploma IV sejumlah 373 PNS. Penetapan Daftar Nominatif kelompok hasil Penelusuran PNS Potensial Hasil uji kompetensi dilaporkan oleh ketua tim Pengarah kepada PPK. PNS yang lulus seleksi terbuka dinyatakan sebagai kader potensial dan dimasukkan dalam daftar nominatif kelompok (Talent Pool) hasil Penelusuran PNS Potensial. Daftar nominatif kelompok hasil Penelusuran PNS Potensial (Talent Pool) dikelompokkan sesuai dengan rumpun kompetensi masing-masing. Daftar nominatif kelompok hasil Penelusuran PNS Potensial (Talent Pool) selanjutnya ditetapkan dengan Keputusan Bupati. Foto Kegiatan >> "Talent Scouting" PNS Kab. Wonosobo <<
Default News Image
22 Aug 2019
Menerima Kunjungan dari BKDPP Kab. Jombang
Wonosobo, BKD – Hari ini ( Kamis, 22/08/2019 ), BKD Kab. Wonosobo mendapat tamu kehormatan dari Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Kab. Jombang, Jawa Timur. Maksud dan tujuan dalam kunjungan ini adalah untuk belajar bersama dan bertukar informasi terkait penggunaan alat fingerprint sebagai alat untuk merekam kehadiran PNS sebagai upaya dalam meningkatkan kedisiplinan PNS. Rombongan BKDPP Kab. Jombang diterima langsung oleh Kepala BKD Kab. Wonosobo, Dr.PRAYITNO, S.Sos., M.Si., di ruang rapat BKD. Kepala BKD menyampaikan bahwasanya pemanfaatan presensi PNS berbasis sidikjari, efektif dalam meningkatkan kedisiplinan PNS, meskipun masih banyak sekali kelemahan-kelemahan yang ditemukan di lapangan. Namun semua itu akan menjadi bahan evaluasi untuk proses perbaikan manajemen presensi PNS kedepannya. Prayitno juga menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi selama ini adalah kurangnya tenaga teknis untuk pemeliharaan dan pengembangan aplikasi, jaringan dan mesin fingerprint itu sendiri, selain itu sikap dan kesadaran PNS dalam melakukan presensi masih perlu ditingkatkan, masih banyak “akal-akalan” untuk mengelabuhi sistem yang semuanya itu perlu segera di benahi bersama. Selanjutnya, paparan pemanfaatan aplikasi e-absensi (http://e-absensi.wonosobokab.go.id) yang terintegrasi dengan e-Kinerja ( https://kinerja.wonosobokab.go.id ) sebagai fungsi utama dalam meningkatkan kedisplinan dan fungsi yang lain sebagai dasar untuk mendapatkan TPP Daerah Kab. Wonosobo, dalam hal ini disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Penilaian Kinerja Aparatur, INAYAH FITRIYANI, S.IP., MM dan Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi, Pelaporan dan Sistem Informasi Manajemen, SUGENG RIYADI, S.Sos. Demo dan paparan teknis aplikasi e-Absensi disampaikan oleh Pranata Komputer, DANU CANDRA PRABOWO, S.Kom., M.Eng. dan MUSTOFA ILYAS. Diskusipun berjalan hangat dan akrab, saling memberikan informasi baik mengenai pemanfaatan fingerprint maupun hal-hal lain seperti kuliner, tempat wisata, kondisi birokrasi masing-masing daerah dan hal-hal menarik lainnya. Kunjungan dari Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Kab. Jombang, Jawa Timur dihadiri oleh beberapa Pejabat Struktural, Fungsional dan Pelaksana, diantaranya : No. Nama Jabatan 1 Dra. SETYO ELOK WAHYUNI, M.KP Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan Dan Pelatihan 2 SUGIANTO, A.Md Kepala Bidang Pengadaan, Profesi dan Informasi 3 ABDUL ROZAK, S.Sos.M.Si Kasubbid Informasi dan Data 4 DJAJANTO, S.Sos Kasubbid Pembinaan dan Evaluasi 5 YANUAR PRISTYAWAN WIJAYA, S.Kom., MKP Kepala Sub Bidang Kepangkatan 6 RENDYANTOKO RINALDI, S.Kom Pranata Komputer Pertama 7 ERIE RETNO HANDAYANI, SH Pengelola Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian 8 RUDY SETIAWAN Pengelola Kinerja Pegawai   Menginjak jam 2 siang, seusai foto bersama, rombongan BKDPP Kab. Jombang berpamitan dan berkomitmen untuk saling bekerjasama dalam meningkatkan layanan kepegawaian.Kunjungi website >> Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Kab. Jombang << untuk informasi selengkapnya.
Default News Image
17 Aug 2019
45 PNS Menerima SATYA LANCANA KARYA SATYA
Wonosobo, BKD - Upacara dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 di Alun-alun Kab. Wonosobo (Sabtu/17/8/2019) dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo, EKO PURNOMO yang berdiri selaku Inspektur Upacara. Dalam sambutannya, Eko Purnomo membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang pada prinsipnya Keutuhan NKRI adalah harga mati, tidak perlu mempermasalahkan perbedaan Suku, Agama, RAS dan Golongan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan tidak usah lagi meributkan agama dari pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia, karena Bibit jiwa kita adalah bibit tepo sliro, bibit andarbeni, bibit paseduluran. Seusai sambutannya, Eko Purnomo  menyerahkan kepada 45 PNS aktif dan non aktif penghargaan SATYALANCANA KARYA SATYA XXX TAHUN, XX TAHUN DAN X TAHUN, yaitu Satya Lancana Karya Satya XXX tahun sebanyak 21 PNS, Satya Lancana Karya Satya XX tahun sebanyak 19 PNS, Satya Lancana Karya Satya X tahun sebanyak 5 orang, dan diantaranya 4 PNS sudah pensiun dan 1 PNS telah meninggal dunia. Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan Tanda Kehormatan yang diperuntukan kepada Pegawai Negeri sipil yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin secara terus-menerus paling singkat 10 (sepuluh) tahun, 20 (dua puluh) tahun, atau 30 (tigapuluh) tahun serta memenuhi persyaratan lainnya. Adapun dasar pemberian tanda kehormatan diatur dalam  PP No. 35 Tahun 2010 tentang pelaksanaan UU Nomor 20 tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. NO NAMA SATYALANCANA KARYA SATYA (TAHUN) OPD 1 dr. Kus Budayantiningrum, Sp.Rad XXX RSUD KRT. SETJONEGORO 2 dr. Suprapto, Sp.Pd.FINASIM XXX RSUD KRT. SETJONEGORO 3 Drs. One Andang Wardoyo, M.Si. XXX DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN 4 dr. Heru Wahyono, Sp.A XXX RSUD KRT. SETJONEGORO 5 Drs. Suharna, M.M.Pd XXX SEKRETARIAT DPRD 6 Umi Mardiyah, S.Sos, M.M. XXX DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KB, PP DAN PA 7 Drs. Sumitro, M.Pd XXX PENSIUN 8 RR. Tri Lestari, Dcn, M.M. XXX RSUD KRT. SETJONEGORO 9 Bambang Wahyu, S.E. XXX PENSIUN 10 Muh. Hadiyono, S.T. XXX DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 11 Endang Widiyarti, S.Pd. XXX PENSIUN 12 Suyatminah, S.E. XXX DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 13 Christina Maryulin, S.Pd. XXX PENSIUN 14 Kusmedi, S.E. XXX KELURAHAN KALIANGET 15 Budiyono, A.M.K. XXX PUSKESMAS KECAMATAN LEKSONO 2 16 Kusnandar, S.E. XXX DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 17 Windayati XXX DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KB, PP DAN PA 18 Agus Gunadi Iriansah XXX DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KB, PP DAN PA 19 Suparto XXX DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 20 Maksum XXX CUTI SAKIT 21 Slamet Suroso XXX DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 22 Ir. Supriyanto, M.M. XX DINAS LINGKUNGAN HIDUP 23 dr. Aries Budiarso, Sp.KK XX RSUD KRT. SETJONEGORO 24 Drg. Purnama Hadi, M.Kes XX RSUD KRT. SETJONEGORO 25 Drg. Jaka Mulyana XX RSUD KRT. SETJONEGORO 26 Drs. Satriyatmo, M.M. XX DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN 27 Esti Mulyanto, S.T., M.M. XX DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 28 Edi Santoso, S.STP., M.Si. XX DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN 29 Drs. Supardiyanto, M.M. XX DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KB, PP DAN PA 30 Dra. Teguh Hartati XX DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KB, PP DAN PA 31 Drs. Maryono XX BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN, KEUANGAN DAN ASET DAERAH 32 Bambang Triyono P., S.E, M.M. XX KECAMATAN SAPURAN 33 Titik Daryati, S.S.T. XX PUSKESMAS KECAMATAN LEKSONO 2 34 Arief Hardiyanto, S.E, M.Si. XX BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH 35 Jumawarni, B.Sc XX RSUD KRT. SETJONEGORO 36 Tri Ambarwiyati, S.E. XX RSUD KRT. SETJONEGORO 37 Hartanto, S.E., M.M. XX MENINGGAL DUNIA 38 Yoga Triyana, S.IP XX DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 39 Muazaroh, A.Md. XX DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN 40 Tukijo XX DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN 41 dr. A.I. Suratman, Sp.Og(K) X RSUD KRT. SETJONEGORO 42 Pramudya, S.Kep.Ns X RSUD KRT. SETJONEGORO 43 Afton Riza Fasani, S.T. X DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 44 Edi Hartono, S.T. X DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG 45 Eka Dasa Mardisaputro X BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN, KEUANGAN DAN ASET DAERAH
Default News Image
16 Jul 2019
Pelantikan Kepala BKD
Wonosobo, BKD - Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, pada hari ini Selasa, 16 Juli 2019 melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan, Dr. PRAYITNO S.Sos, M.Si sebagai Kepala Badan kepegawaian Daerah Kab. Wonosobo. Hadir juga Wakil Bupati Wonosobo, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda dan Pimpinan OPD.  Pengucapan Sumpah dan Janji Jabatan (Foto : FAJAR SUSANTO / Setda) Dalam sambutannya, Eko Purnomo menegaskan bahwa Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang memiliki kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan dan pemberhantian ASN serta pembinaan manajemen ASN, dalam mengambil kebijakan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan dan tetap mempertimbangkan obyektifitas, kompetensi, kualifikasi, syarat jabatan, penilaian kinerja, kepemimpinan dan tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan. Bupati meminta kepada Prayitno agar memperhatikan hal-hal berikut :  Senantiasa jaga dan pertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggungjawab. memiliki sifat sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul. Memiliki wawasan jauh kedepan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistemik untuk kepentingan organisasi. Memiliki kemampuan untuk mengkombinasikan berbagai sumber dan memanfaatkan sumber daya secara optimal, sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja secara maksimal. Akhir Sambutan, Bupati mengucapkan selamat dan tetap bekerja dengan giat, jujur, kreatif dan penuh rasa tanggungjawab. Penandatanganan Berita Acara Pelantikan (Foto : FAJAR SUSANTO / Setda) Riwayat Jabatan Prayitno : No. Jabatan Eselon 1 Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonosobo III.A 2 Camat Leksono III.A 3 Camat Kertek III.A 4 Camat Kejajar III.A 5 Sekretaris Kecamatan Kalibawang III.B 6 Sekretaris Kecamatan Kertek IV.A 7 Sekretaris Kecamatan Selomerto IV.A 8 Kasi Pemerintahan Kec. Mojotengah   9 Kasi PMD Kec. Mojotengah   10 Kaur Pemerintahan Kec. Garung     Foto kegiatan : Pelantikan Kepala BKD (Foto : FAJAR SUSANTO / Setda)
Default News Image
13 Jul 2019
Yunina Resmi Prananta
Wonosobo, BKD - YUNINA RESMI PRANANTA M.Pd., adalah sosok guru berprestasi. Segudang prestasi pernah diraihnya, mulai dari tingkat kecamatan hingga prestasi tingkat nasional. Penghargaan sebagai guru berprestasi juga Yunina raih di kancah Internasional. Tak tanggung-tanggung, pada tahun 2018, sebanyak tiga penghargaan tingkat internasional Yunina peroleh, antara lain Certificate of Training Program for Excellent Primary School Teachers from Indonesia yang diselenggarakan oleh ICLON, Leiden University, Certificate of Appreciation For The Active and Invaluable Participants As The Chosen Participant of Bantu Guru Melihat Dunia (BGMD) 2018 Japan Chapter Held in Hino Dai San Elemtary School, Tokyo, Japan yang diselenggarakan oleh Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA) dan Certificate of Participation Presented to Ms. Yunina Resmi Prananta, M.Pd Coordinator, SD Negeri Wonolelo, Indonesia as a Project Coordinator and Participate in 2018 SEAMEO-Japan ESD Award Theme: Applying Local Wisdom for Enviromental Conservation yang diselenggarakan oleh Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology-Japan. Yunina merupakan seorang guru ASN yang diangkat sebagai CPNS tahun 2009, dan mulai karir pertama kali sebagai guru di SD 2 Tlogojati yang kemudian di mutasi ke SD 1 Wonosobo dan sejak tahun 2017 sampai dengan sekarang Yunina aktif mengajar mapel PPKn kelas 6 di SD Negeri Wonolelo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Pendidkan terakhir yang telah ditempuh adalah S2 di Univ. Negeri Malang pada Program Studi Pendidikan Dasar konsentrasi Pendidikan Guru Kelas Sekolah Dasar, pendidikan ditempuh melalui jalur Tugas Belajar Beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, lagi-lagi, bukan Yunina namanya kalo tidak menorehkan prestasi, Yunina lulus dengan predikat Cumlaude dan menjadi lulusan tercepat hanya 15 bulan untuk mengejar gelar M.Pd.-nya. Yunina juga berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang doktoral, “ ada (keinginan untuk ke s3), tapi tidak sekarang”, tuturnya. Yunina Resmi Prananta (tengah) dalam sebuah acara di Jepang © Kementerian PANRB Menjadi guru yang memiliki segudang prestasi, Yunina juga harus pintar membagi waktu, antara kewajiban utamanya sebagai guru dan kegiatan-kegiatan lain yang diluar jam mengajar, seperti melatih lomba anak-anak, menjadi admin kelas, menulis buku, dan harus memepersiapkan persyaratan apabila ada lomba guru berprestasi. Sering juga, Nina, panggilan akrabnya, harus tidur 2-3 jam apabila banyak tugas yang harus diselesaikan “ tidak (terbengkelai dalam kewajibannya mengajar) karena jadwal sudah saya persiapkan untuk kegiatan satu bulan kedepan” pungkasnya. SIPANCA Karya inovasi Yunina yang digunakan di SD Negeri Wonolelo berupa media Perisai Pancasila berbasis mikrokontroler dan aplikasi SIPANCA. Program sekolah ramah anak yang diadopsi dari pendidikan di Jepang juga dipaparkannya dalam Seminar Nasional Guru Dikdas Berprestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sehingga mengantarkannya memperoleh pemenang poster terbaik tingkat nasional 2018.Inovasi Yunina ini pada awalnya didasari oleh minimnya minat siswa di mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang cenderung membosankan dan materi yang penuh hafalan. Ia berinisiatif membuat inovasi dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila.Yunina berpikir, bagaimana caranya agar pelajaran PPKn, terutama di aspek Pancasila menjadi menarik dan pesannya tersampaikan. Akhirnya, tercetuslah ide membuat media pembelajaran yang berbeda, yang langsung mempraktekkan nilai-nilai Pancasila dan sama sekali tidak menggunakan buku teks. Media pembelajaran tersebut tertuang dalam sebuah aplikasi bernama SIPANCA. “Aplikasi SIPANCA dibuat selama dua minggu melalui aplikasi MIT App Inventor, sebuah web sumber terbuka yang awalnya dikembangkan oleh Google, dan saat ini dikelola oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT),” kata Yunina. Dalam penerapannya, Yunina membagikan aplikasi SIPANCA melalui aplikasi Share It ke murid-muridnya, beserta satu lembar kertas berisi 50 sikap pengamalan nilai-nilai Pancasila. Setelah diunduh, para anak didiknya diajarkan cara memakai aplikasi SIPANCA, yang boleh digunakan kapan pun selama jam sekolah. Di halaman muka, siswa menekan opsi Pilih Tugas untuk memilih tugas apa yang sesuai dengan pengamalan Pancasila. Tidak ada ketentuan tertentu, setiap siswa bebas menentukan tugasnya sendiri. Sembari atau setelah melakukan tugas, siswa harus mengambil foto sebagai bukti ia telah melaksanakan tugas. Foto tersebut kemudian dikirimkan ke guru untuk dilakukan validasi.Selesai memakai SIPANCA, tahap selanjutnya adalah menggunakan media Perisai Pancasila yang berbasis mikro kontroler. Pada waktu pulang sekolah siswa memasukkan data sesuai perilaku Pancasila yang telah diamalkan di sekolah, dan dari situ akan terlihat pengamalannya masuk ke sila berapa.Selanjutnya, hasil nilai yang diperoleh bisa langsung diketahui karena terpampang di layar LCD, beserta ucapan selamat dan rekapan nilai di laptop dalam format Microsoft Excel. Nilai tersebut nantinya dicetak untuk 40 siswa sebagai bukti telah mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan sadar konstitusi nasional. “Hasil akhir dari pemakaian aplikasi SIPANCA adalah terpilihnya Duta Pancasila. Siswa yang terpilih adalah 5 besar dari 40 siswa, yang ditugaskan menyampaikan kampanye demi kemajuan sekolah,” kata Yunina. Layaknya kampanye Pemilu atau Pilkada, salah satu dari kelima siswa tersebut dipilih sebagai Duta Pancasila berdasarkan pemungutan suara oleh seluruh siswa SDN Wonolelo.Aplikasi SIPANCA diyakini membantu pihak sekolah dalam penanaman butir-butir Pancasila menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Para siswa tidak lagi merasa bosan, justru sangat antusias menerapkan nilai-nilai Pancasila. Kemajuan teknologi saat ini membuat mata pelajaran Pancasila tidak lagi membosankan, dan bisa membuat siswa semakin terpacu mengamalkan Pancasila sebagai konstitusi negara, dan bisa terus dikembangkan dan diikuti sekolah-sekolah lainnya. PENGHARGAAN YANG DIRAIH (dibidang pendidikan) No. Tingkat Nama Kejuaraan Tahun Penyelanggara 1 Internasional a. Certificate of Training Program for Excellent Primary School Teachers from Indonesia 2018 ICLON, Leiden University b. Certificate of Appreciation For The Active and Invaluable Participants As The Chosen Participant of Bantu Guru Melihat Dunia (BGMD) 2018 Japan Chapter Held in Hino Dai San Elemtary School, Tokyo, Japan 2018 Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA) c. Certificate of Participation Presented to Ms. Yunina Resmi Prananta, M.Pd Coordinator, SD Negeri Wonolelo, Indonesia as a Project Coordinator and Participate in 2018 SEAMEO-Japan ESD Award Theme: Applying Local Wisdom for Enviromental Conservation 2018 Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology-Japan 2. Nasional a. Juara 1 Indonesia Teacher Prize Kategori Guru SD Tahun 2019 2019 Ruang Guru b. Best of The Best Indonesia Teacher Prize Tahun 2019 2019 Ruang Guru c. Finalis Indonesia Teacher Prize Kategori Guru SD Tahun 2019 2019 Ruang Guru d. Peserta dalam Kegiatan Rekor 5000 Guru Menulis dalam Rangak Peringatan Hari Guru Nasional 2018 dengan Karyanya yang berjudul “Pemilihan Duta Pancasila dan Sadar Konstitusi oleh Agen Perubahan Melalui Media Perisai Pancasila Berbasis Mikrokontroler Dipadukan Aplikasi SiPanca” 2018 PGRI e. Peserta dalam Kegiatan Rekor 5000 Guru Menulis dalam Rangak Peringatan Hari Guru Nasional 2018 dengan Karyanya yang berjudul “Thank You, Pak Jokowi” 2018 PGRI f. TOP 15 PNS Inspiratif 2018 2018 Kemenpan RB g. TOP 52 PNS Inspiratif 2018 2018 Kemenpan RB h. Pemenang Poster Terbaik Seminar Nasional Guru Dikdas Berprestasi Kesharlindung Dikdas Kemdikbud 2018 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan i. Pemenang Kontributor Lomba Aplikasi Mobile Learning Ki Hajar BPMPK 2018 BPMPK j. Juara Harapan 5 Lomba Konten Kanal PAUD Tahun 2018 Bidang Pembuatan Permainan Mendidik (Edu Game) Pendidikan Anak Usia Dini 2018 Direktorat Pembinaan PAUD, Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan k. Finalis Lomba Olimpiade Guru Nasional Guru SD Tingkat Nasional Tahun 2017 2017 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan l. Juara 3 Lomba Olimpiade Guru Nasional Guru SD Tingkat Nasional Tahun 2017 2017 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan m. Finalis Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran Guru SD Tingkat Nasional Tahun 2015 2015 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan n. Perlombaan dan Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2015 2015 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan o. Finalis Penulisan Naskah Model Mobile Learning untuk Ujian SD 2015 Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan p. Certificate As Consultant of Elementary School on National English Olympiad 2013 American Corner, University of Muhammadiyah Malang 3. Provinsi   Juara 1 Olimpiade Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2017 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah   Juara 1 Guru Unggul Inovatif Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 2015 LP3 UNNES Semarang 4. Kabupaten   Juara 1 Lomba Guru SD Berprestasi 2019 Dinas Dikpora Kab. Wonosobo   Penghargaan sebagai penulis buku “Pembaharuan Pendidikan Kabupaten Wonosobo” 2019 Penghargaan Bupati Wonosobo   Juara 3 Lomba Olimpiade Guru Nasional SD 2018 Penghargaan Bupati Wonosobo   Juara 3 Lomba Olimpiade Guru Nasional SD 2017 Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo   Juara 1 Lomba Guru Unggul Inovatif 2015 Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo   Juara 1 Lomba Guru Hebat 2014 Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo   Juara 2 Lomba Paduan Suara 2010 Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Wonosobo 5. Kecamatan   Juara 1 Lomba Guru SD Berprestasi 2019 Dinas Dikpora Kab. Wonosobo   Selain berprestasi diajang perlombaan, berbagai kegiatan lain juga diikutinya, antaralain dua kali menjadi narasumber/fasilitator diklat ditingkat nasional, pemakalah pada seminar Internasional dan Nasional, sebagai instruktur pada workshop, diklat, talkshow diberbagai ajang kegiatan pendidikan, untuk menunjang profesi dan peningkatan komptensi dan kapasitas sebagai guru, Yunina juga telah beberapa kali mengikuti diklat, antaralain emapat kali diklat internasional, lima kali diklat nasional, sembilan kali diklat yang diadakan oleh provinsi, lima kali diklat yang diselenggarakan oleh kabupaten dan satu kali diklat ditingkat kecamatan. Yunina, Juara 2 Pemilihan Guru dan Tendik Paud dan Dikdas Berprestasi Tk. Prov. Jawa Tengah tahun 2019 Keikutsertaan dalam forum ilmiah juga telah banyak diikutinya, antaralain menjadi pemakalah pada International Symposium on Mathematics Education and Innovation (ISMEI 5th), menjadi Penyaji Poster Terbaik pada Seminar Nasional Guru Dikdas Berprestasi Kesharlindung Dikdas Kemdikbud, menjadi pemakalah pada Seminar Nasiona dengan tema “ Inovasi Pendidikan di Era Big Data dan Aspek Psikologinya” dan Seminar Nasional dengan tema “Pengembangan Profesionalisme Pendidik untuk Membangun Karakter Anak Bangsa” dan sebagai peserta pada seminar nasional lainnya. Sebagai guru berprestasi, Yunina juga ikut serta dalam tim penyusun Buku ber ISBN, sudah 25 buku dan ada tujuh buku yang ia tulis sendiri. Karya inovasi Yunina telah direplikasi dan dipublikasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan panitia lomba secara nasional. Banyaknya prestasi yang luar biasa membuat media massa meliput rekam jejak beliau. Selain prestasi di atas, Yunina memiliki integritas tinggi sebagai ASN dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin. Prestasi maupun inovasi yang dirancang Yunina mengundang decak kagum rekan kerja, atasan, maupun ASN dari berbagai tempat. Yunina memang sosok guru idaman yang selain berprestasi, namun juga berkemauan keras menambah ilmu dan mengepakkan sayap kemudian menularkan segala kelebihan yang dimiliki kepada murid dan rekan kerja. Sederet prestasi yang telah diukirnya membuat Yunina menjadi inspirasi rekan guru untuk sama-sama membuat prestasi. Kemampuan yang ia miliki selalu ia bagi secara ikhlas dengan mengadakan les pelajaran secara gratis kepada anak-anak desa Kedawung, membuat grup percakapan online, WhatsApp (WA) Group, yang berisi kegiatan berbagi ilmu secara online kepada sesama rekan guru.Bahkan ia juga membuka WA Group khusus para peserta tes CPNS tahun 2018 dari Kabupaten Wonosobo, yang isinya adalah berbagi ilmu dari kisi-kisi soal TKD CAT. Di sela-sela jam isitirahat sekolah, ia memanfaatkan waktu untuk membaca atau menulis. Sifat dan prestasi Yunina inilah yang membuatnya meraih predikat guru terinspiratif di lingkungannya. Sebagian isi berita disadur dari laman web Kementerian PANRB
Default News Image
10 Jul 2019
Sosialiasi Layanan Kepegawaian
Wonosobo, BKD - Rabu, 10 Juli 2019, BKD Wonosobo menjadi nara sumber pada acara sosialisasi aturan kepegawaian dan layanan kepegawaian. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Puskesmas Kertek I , bertempat di ruang rapat Puskesmas Kertek I yang dimulai pukul 13.00 WIB setelah jam layanan selesai. Materi yang disampaikan adalah terkait kewajiban dan hak PNS, selain itu disampaikan juga mengenai layanan CUTI PNS, Pensiun PNS dan layanan kepegawaian lainnya. Diharapkan setiap PNS harus tahu dan memahami apa yang menjadi hak dan kewajibannya, dan PNS juga harus tahu segala bentuk layanan kepegawaian beserta persyaratannya, supaya layanan kepegawaian berjalan dengan lancar. Hadir dalam acara tersebut semua karyawan Puskesmas Kertek I dan Bidang Pembinaan dan Penilaian Kinerja Aparatur, BKD Kab. Wonosobo.