Jam Pelayanan: Senin - Kamis (07:30- 16:00 WIB) Jum'at (07:30 - 11:00 WIB)

Menu
Default News Image
13 Jul 2019
Yunina Resmi Prananta
Wonosobo, BKD - YUNINA RESMI PRANANTA M.Pd., adalah sosok guru berprestasi. Segudang prestasi pernah diraihnya, mulai dari tingkat kecamatan hingga prestasi tingkat nasional. Penghargaan sebagai guru berprestasi juga Yunina raih di kancah Internasional. Tak tanggung-tanggung, pada tahun 2018, sebanyak tiga penghargaan tingkat internasional Yunina peroleh, antara lain Certificate of Training Program for Excellent Primary School Teachers from Indonesia yang diselenggarakan oleh ICLON, Leiden University, Certificate of Appreciation For The Active and Invaluable Participants As The Chosen Participant of Bantu Guru Melihat Dunia (BGMD) 2018 Japan Chapter Held in Hino Dai San Elemtary School, Tokyo, Japan yang diselenggarakan oleh Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA) dan Certificate of Participation Presented to Ms. Yunina Resmi Prananta, M.Pd Coordinator, SD Negeri Wonolelo, Indonesia as a Project Coordinator and Participate in 2018 SEAMEO-Japan ESD Award Theme: Applying Local Wisdom for Enviromental Conservation yang diselenggarakan oleh Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology-Japan. Yunina merupakan seorang guru ASN yang diangkat sebagai CPNS tahun 2009, dan mulai karir pertama kali sebagai guru di SD 2 Tlogojati yang kemudian di mutasi ke SD 1 Wonosobo dan sejak tahun 2017 sampai dengan sekarang Yunina aktif mengajar mapel PPKn kelas 6 di SD Negeri Wonolelo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Pendidkan terakhir yang telah ditempuh adalah S2 di Univ. Negeri Malang pada Program Studi Pendidikan Dasar konsentrasi Pendidikan Guru Kelas Sekolah Dasar, pendidikan ditempuh melalui jalur Tugas Belajar Beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, lagi-lagi, bukan Yunina namanya kalo tidak menorehkan prestasi, Yunina lulus dengan predikat Cumlaude dan menjadi lulusan tercepat hanya 15 bulan untuk mengejar gelar M.Pd.-nya. Yunina juga berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang doktoral, “ ada (keinginan untuk ke s3), tapi tidak sekarang”, tuturnya. Yunina Resmi Prananta (tengah) dalam sebuah acara di Jepang © Kementerian PANRB Menjadi guru yang memiliki segudang prestasi, Yunina juga harus pintar membagi waktu, antara kewajiban utamanya sebagai guru dan kegiatan-kegiatan lain yang diluar jam mengajar, seperti melatih lomba anak-anak, menjadi admin kelas, menulis buku, dan harus memepersiapkan persyaratan apabila ada lomba guru berprestasi. Sering juga, Nina, panggilan akrabnya, harus tidur 2-3 jam apabila banyak tugas yang harus diselesaikan “ tidak (terbengkelai dalam kewajibannya mengajar) karena jadwal sudah saya persiapkan untuk kegiatan satu bulan kedepan” pungkasnya. SIPANCA Karya inovasi Yunina yang digunakan di SD Negeri Wonolelo berupa media Perisai Pancasila berbasis mikrokontroler dan aplikasi SIPANCA. Program sekolah ramah anak yang diadopsi dari pendidikan di Jepang juga dipaparkannya dalam Seminar Nasional Guru Dikdas Berprestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sehingga mengantarkannya memperoleh pemenang poster terbaik tingkat nasional 2018.Inovasi Yunina ini pada awalnya didasari oleh minimnya minat siswa di mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang cenderung membosankan dan materi yang penuh hafalan. Ia berinisiatif membuat inovasi dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila.Yunina berpikir, bagaimana caranya agar pelajaran PPKn, terutama di aspek Pancasila menjadi menarik dan pesannya tersampaikan. Akhirnya, tercetuslah ide membuat media pembelajaran yang berbeda, yang langsung mempraktekkan nilai-nilai Pancasila dan sama sekali tidak menggunakan buku teks. Media pembelajaran tersebut tertuang dalam sebuah aplikasi bernama SIPANCA. “Aplikasi SIPANCA dibuat selama dua minggu melalui aplikasi MIT App Inventor, sebuah web sumber terbuka yang awalnya dikembangkan oleh Google, dan saat ini dikelola oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT),” kata Yunina. Dalam penerapannya, Yunina membagikan aplikasi SIPANCA melalui aplikasi Share It ke murid-muridnya, beserta satu lembar kertas berisi 50 sikap pengamalan nilai-nilai Pancasila. Setelah diunduh, para anak didiknya diajarkan cara memakai aplikasi SIPANCA, yang boleh digunakan kapan pun selama jam sekolah. Di halaman muka, siswa menekan opsi Pilih Tugas untuk memilih tugas apa yang sesuai dengan pengamalan Pancasila. Tidak ada ketentuan tertentu, setiap siswa bebas menentukan tugasnya sendiri. Sembari atau setelah melakukan tugas, siswa harus mengambil foto sebagai bukti ia telah melaksanakan tugas. Foto tersebut kemudian dikirimkan ke guru untuk dilakukan validasi.Selesai memakai SIPANCA, tahap selanjutnya adalah menggunakan media Perisai Pancasila yang berbasis mikro kontroler. Pada waktu pulang sekolah siswa memasukkan data sesuai perilaku Pancasila yang telah diamalkan di sekolah, dan dari situ akan terlihat pengamalannya masuk ke sila berapa.Selanjutnya, hasil nilai yang diperoleh bisa langsung diketahui karena terpampang di layar LCD, beserta ucapan selamat dan rekapan nilai di laptop dalam format Microsoft Excel. Nilai tersebut nantinya dicetak untuk 40 siswa sebagai bukti telah mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan sadar konstitusi nasional. “Hasil akhir dari pemakaian aplikasi SIPANCA adalah terpilihnya Duta Pancasila. Siswa yang terpilih adalah 5 besar dari 40 siswa, yang ditugaskan menyampaikan kampanye demi kemajuan sekolah,” kata Yunina. Layaknya kampanye Pemilu atau Pilkada, salah satu dari kelima siswa tersebut dipilih sebagai Duta Pancasila berdasarkan pemungutan suara oleh seluruh siswa SDN Wonolelo.Aplikasi SIPANCA diyakini membantu pihak sekolah dalam penanaman butir-butir Pancasila menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Para siswa tidak lagi merasa bosan, justru sangat antusias menerapkan nilai-nilai Pancasila. Kemajuan teknologi saat ini membuat mata pelajaran Pancasila tidak lagi membosankan, dan bisa membuat siswa semakin terpacu mengamalkan Pancasila sebagai konstitusi negara, dan bisa terus dikembangkan dan diikuti sekolah-sekolah lainnya. PENGHARGAAN YANG DIRAIH (dibidang pendidikan) No. Tingkat Nama Kejuaraan Tahun Penyelanggara 1 Internasional a. Certificate of Training Program for Excellent Primary School Teachers from Indonesia 2018 ICLON, Leiden University b. Certificate of Appreciation For The Active and Invaluable Participants As The Chosen Participant of Bantu Guru Melihat Dunia (BGMD) 2018 Japan Chapter Held in Hino Dai San Elemtary School, Tokyo, Japan 2018 Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA) c. Certificate of Participation Presented to Ms. Yunina Resmi Prananta, M.Pd Coordinator, SD Negeri Wonolelo, Indonesia as a Project Coordinator and Participate in 2018 SEAMEO-Japan ESD Award Theme: Applying Local Wisdom for Enviromental Conservation 2018 Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology-Japan 2. Nasional a. Juara 1 Indonesia Teacher Prize Kategori Guru SD Tahun 2019 2019 Ruang Guru b. Best of The Best Indonesia Teacher Prize Tahun 2019 2019 Ruang Guru c. Finalis Indonesia Teacher Prize Kategori Guru SD Tahun 2019 2019 Ruang Guru d. Peserta dalam Kegiatan Rekor 5000 Guru Menulis dalam Rangak Peringatan Hari Guru Nasional 2018 dengan Karyanya yang berjudul “Pemilihan Duta Pancasila dan Sadar Konstitusi oleh Agen Perubahan Melalui Media Perisai Pancasila Berbasis Mikrokontroler Dipadukan Aplikasi SiPanca” 2018 PGRI e. Peserta dalam Kegiatan Rekor 5000 Guru Menulis dalam Rangak Peringatan Hari Guru Nasional 2018 dengan Karyanya yang berjudul “Thank You, Pak Jokowi” 2018 PGRI f. TOP 15 PNS Inspiratif 2018 2018 Kemenpan RB g. TOP 52 PNS Inspiratif 2018 2018 Kemenpan RB h. Pemenang Poster Terbaik Seminar Nasional Guru Dikdas Berprestasi Kesharlindung Dikdas Kemdikbud 2018 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan i. Pemenang Kontributor Lomba Aplikasi Mobile Learning Ki Hajar BPMPK 2018 BPMPK j. Juara Harapan 5 Lomba Konten Kanal PAUD Tahun 2018 Bidang Pembuatan Permainan Mendidik (Edu Game) Pendidikan Anak Usia Dini 2018 Direktorat Pembinaan PAUD, Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan k. Finalis Lomba Olimpiade Guru Nasional Guru SD Tingkat Nasional Tahun 2017 2017 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan l. Juara 3 Lomba Olimpiade Guru Nasional Guru SD Tingkat Nasional Tahun 2017 2017 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan m. Finalis Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran Guru SD Tingkat Nasional Tahun 2015 2015 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan n. Perlombaan dan Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2015 2015 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan o. Finalis Penulisan Naskah Model Mobile Learning untuk Ujian SD 2015 Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan p. Certificate As Consultant of Elementary School on National English Olympiad 2013 American Corner, University of Muhammadiyah Malang 3. Provinsi   Juara 1 Olimpiade Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2017 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah   Juara 1 Guru Unggul Inovatif Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 2015 LP3 UNNES Semarang 4. Kabupaten   Juara 1 Lomba Guru SD Berprestasi 2019 Dinas Dikpora Kab. Wonosobo   Penghargaan sebagai penulis buku “Pembaharuan Pendidikan Kabupaten Wonosobo” 2019 Penghargaan Bupati Wonosobo   Juara 3 Lomba Olimpiade Guru Nasional SD 2018 Penghargaan Bupati Wonosobo   Juara 3 Lomba Olimpiade Guru Nasional SD 2017 Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo   Juara 1 Lomba Guru Unggul Inovatif 2015 Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo   Juara 1 Lomba Guru Hebat 2014 Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo   Juara 2 Lomba Paduan Suara 2010 Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Wonosobo 5. Kecamatan   Juara 1 Lomba Guru SD Berprestasi 2019 Dinas Dikpora Kab. Wonosobo   Selain berprestasi diajang perlombaan, berbagai kegiatan lain juga diikutinya, antaralain dua kali menjadi narasumber/fasilitator diklat ditingkat nasional, pemakalah pada seminar Internasional dan Nasional, sebagai instruktur pada workshop, diklat, talkshow diberbagai ajang kegiatan pendidikan, untuk menunjang profesi dan peningkatan komptensi dan kapasitas sebagai guru, Yunina juga telah beberapa kali mengikuti diklat, antaralain emapat kali diklat internasional, lima kali diklat nasional, sembilan kali diklat yang diadakan oleh provinsi, lima kali diklat yang diselenggarakan oleh kabupaten dan satu kali diklat ditingkat kecamatan. Yunina, Juara 2 Pemilihan Guru dan Tendik Paud dan Dikdas Berprestasi Tk. Prov. Jawa Tengah tahun 2019 Keikutsertaan dalam forum ilmiah juga telah banyak diikutinya, antaralain menjadi pemakalah pada International Symposium on Mathematics Education and Innovation (ISMEI 5th), menjadi Penyaji Poster Terbaik pada Seminar Nasional Guru Dikdas Berprestasi Kesharlindung Dikdas Kemdikbud, menjadi pemakalah pada Seminar Nasiona dengan tema “ Inovasi Pendidikan di Era Big Data dan Aspek Psikologinya” dan Seminar Nasional dengan tema “Pengembangan Profesionalisme Pendidik untuk Membangun Karakter Anak Bangsa” dan sebagai peserta pada seminar nasional lainnya. Sebagai guru berprestasi, Yunina juga ikut serta dalam tim penyusun Buku ber ISBN, sudah 25 buku dan ada tujuh buku yang ia tulis sendiri. Karya inovasi Yunina telah direplikasi dan dipublikasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan panitia lomba secara nasional. Banyaknya prestasi yang luar biasa membuat media massa meliput rekam jejak beliau. Selain prestasi di atas, Yunina memiliki integritas tinggi sebagai ASN dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin. Prestasi maupun inovasi yang dirancang Yunina mengundang decak kagum rekan kerja, atasan, maupun ASN dari berbagai tempat. Yunina memang sosok guru idaman yang selain berprestasi, namun juga berkemauan keras menambah ilmu dan mengepakkan sayap kemudian menularkan segala kelebihan yang dimiliki kepada murid dan rekan kerja. Sederet prestasi yang telah diukirnya membuat Yunina menjadi inspirasi rekan guru untuk sama-sama membuat prestasi. Kemampuan yang ia miliki selalu ia bagi secara ikhlas dengan mengadakan les pelajaran secara gratis kepada anak-anak desa Kedawung, membuat grup percakapan online, WhatsApp (WA) Group, yang berisi kegiatan berbagi ilmu secara online kepada sesama rekan guru.Bahkan ia juga membuka WA Group khusus para peserta tes CPNS tahun 2018 dari Kabupaten Wonosobo, yang isinya adalah berbagi ilmu dari kisi-kisi soal TKD CAT. Di sela-sela jam isitirahat sekolah, ia memanfaatkan waktu untuk membaca atau menulis. Sifat dan prestasi Yunina inilah yang membuatnya meraih predikat guru terinspiratif di lingkungannya. Sebagian isi berita disadur dari laman web Kementerian PANRB
Default News Image
10 Jul 2019
Sosialiasi Layanan Kepegawaian
Wonosobo, BKD - Rabu, 10 Juli 2019, BKD Wonosobo menjadi nara sumber pada acara sosialisasi aturan kepegawaian dan layanan kepegawaian. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Puskesmas Kertek I , bertempat di ruang rapat Puskesmas Kertek I yang dimulai pukul 13.00 WIB setelah jam layanan selesai. Materi yang disampaikan adalah terkait kewajiban dan hak PNS, selain itu disampaikan juga mengenai layanan CUTI PNS, Pensiun PNS dan layanan kepegawaian lainnya. Diharapkan setiap PNS harus tahu dan memahami apa yang menjadi hak dan kewajibannya, dan PNS juga harus tahu segala bentuk layanan kepegawaian beserta persyaratannya, supaya layanan kepegawaian berjalan dengan lancar. Hadir dalam acara tersebut semua karyawan Puskesmas Kertek I dan Bidang Pembinaan dan Penilaian Kinerja Aparatur, BKD Kab. Wonosobo.
Default News Image
09 Jul 2019
Penyerahan SK Pensiun TMT 1 Agustus s.d 1 Desember 2019
Wonosobo, BKD - Selasa 9 Juli 2019 bertempat di Pendopo Bupati Wonosobo, sebanyak 132 PNS menerima SK pensiun untuk periode TMT 1 Agustus s.d 1 Desember 2019 yang secara langsung diserahkan oleh Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo. Dari 132 PNS tersebut, 7 orang adalah pejabat struktural, 87 orang pejabat fungsional dan 38 orang adalah pejabat pelaksana. Agus Subagyo menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada para calon pensiun maupun yang sudah pensiun, yang telah berjuang dan mengabdi untuk kemajuan Wonosobo. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala PT Taspen Cabang Purwokerto, Jhon Irawan. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa segala kepengurusan ketaspenan tidak ada biaya sama sekali dan hati-hati sekarang banyak kasus penipuan mengatasnamakan PT Taspen, apabila ada hal yang kurang jelas dalam pengurusan Taspen, dapat di tanyakan di BKD Wonosobo atau dapat memanfaatkan servis point Taspen sesuai jadwal yang telah ada. Setelah sesi penyerahan SK Pensiun, dilanjutkan enrollment data pensiunan oleh personil dari PT Taspen dan dibantu BKD Kab. Wonosobo. Foto Kegiatan : Penyerahan SK Pensiun TMT 1 Agustus s.d 1 Desember 2019
Default News Image
08 Jul 2019
Wonosobo Juara 1 Kearsipan
Wonosobo, BKD - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo berhasil meraih Juara I pada Lomba Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019, setelah melewati tahapan seleksi administrasi, presentasi, dan visitasi beberapa waktu lalu. Ajang yang dihelat tahunan ini telah menyaring 10 LKD terbaik, selanjutnya setelah dilakukan tahapan visitasi untuk memotret kondisi riel sistem kearsipan di lapangan, maka Tim Juri dari Provinsi Jawa Tengah memilih 6 Besar, dan LKD Kabupaten Wonosobo berhasil meraih Peringkat I. Pengumuman pemenang dilakukan pada tanggal 26 Juni 2019 pada acara Rakor Kepala LKD Se-Provinsi Jawa Tengah di Hotel Dafam Cilacap. Selanjutnya LKD Wonosobo berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk maju ke Tingkat Nasional pada Tahun 2020. Selain itu Kabupaten Wonosobo juga berhasil meraih Juara Harapan I Lomba/Pemilihan Arsiparis Teladan Tingkat Ahli Tingkat Provinsi Jawa Tengah atas nama Sapto Pamungkas, S.AP. salah satu Arsiparis pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo. ”Alhamdulillah LKD Kabupaten Wonosobo menjadi Juara I Tingkat Provinsi Jawa Tengah, terima kasih atas dukungan Bapak Ibu Karyawan, Karyawati Arpusda yang sangat luar biasa”. Demikian tutur Drs. Eko Yuwono selaku Kepala LKD Kabupaten Wonosobo setelah mengikuti pengumuman pemenang lomba bidang kearsipan tersebut. Kontributor: Sapto P. /Bidang Kearsipan
Default News Image
20 Jun 2019
Pelantikan Kepala Sekolah 2019
Wonosobo, BKD - Sebanyak 100 Kepala Sekolah, Rabu-19 Juni 2019 dilantik dan diambil Sumpah/Janji Jabatan oleh Bupati Wonosobo, EKO PURNOMO, S.E., M.M di Pendopo Bupati, meliputi 72 orang Kepala Sekolah SD dan 28 Orang Kepala Sekolah SMP, untuk Kepala Sekolah SD hanya mengalami rotasi jabatan sedangkan untuk Kepala Sekolah SMP ada 7 orang merupakan pengangkatan Kepala Sekolah Baru dan 21 orang mengalami rotasi jabatan. Dalam sambutannya, EKO PURNOMO menegaskan bahwa menjadi Kepala Sekolah memiliki tanggung jawab yang besar dan berat, oleh karena itu bertindaklah sesuai aturan yang berlaku dan ojo sok dumeh atau sok kuasa, diharapkan bisa meneladani Ki Hajar Dewantara dengan semboyannya, " Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani ". Selanjutnya EKO PURNOMO juga menghimbau agar Kepala Sekolah memfokuskan diri dalam memikirkan upaya untuk mengembangkan sekolah yang dipimpinnya karena peningkatan kualitas pendidikan di sekolah masing- masing, itu adalah tugas dan tanggungjawab kepala sekolah. Kualitas  dan kemajuan sekolah sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, yang merupakan  orang-orang  terpilih  di  bidang pendidikan, yang dinilai telah memenuhi kriteria, baik teknis, akademis, maupun administratif untuk berkiprah serta mendukung penuh upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Wonosobo. Eko Purnomo juga menyinggung terkait Dana BOS, "saya mohon  agar   dana BOS dikelola lebih akuntabel  dan transparan, karena nantinya pertanggungjawaban dana BOS setelah dilakukan audit, akan menjadi dokumen publik yang boleh diakses dan diketahui oleh masyarakat luas. Jadi sekecil apapun kesalahan maupun penyelewengan dana BOS bisa diketahui, dan bisa berkonsekuensi hukum pada bapak ibu sekalian" pungkasnya. Foto Kegiatan >> Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Kepala Sekolah <<
Default News Image
12 Jun 2019
Halal Bihalal 1440 H
Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, selepas cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 1440 H, mengikuti apel bersama di alun-alun Kota, yang dilanjutkan dengan halal bi halal dengan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD dan jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ribuan ASN yang hadir saling bermaafan satu sama lain, setelah masing-masing menjabat tangan Bupati yang ikut didampingi istri, Ny. Fairuz Eko Purnomo, di Pendopo Kabupaten, termasuk dengan Wakil Bupati dan Ketua DPRD yang ikut ditemani istri. Ditemui seusai berhalal bi halal dengan para ASN, Bupati Eko Purnomo mengaku sangat bersyukur setelah liburan dan cuti Idul Fitri, jajaran ASN Pemkab Wonosobo bersedia menaati aturan terkait disiplin masuk kerja. Pihaknya melihat, hampir seluruh ASN sudah masuk kerja. Kepada para ASN, Bupati juga berpesan agar setelah libur dan cuti lebaran, semangat untuk melayani masyarakat tidak luntur, dan segera bekerja sebagaimana biasa sesuai dengan tugas fungsi masing-masing, demi terpenuhinya hak-hak warga masyarakat, yaitu mendapatkan pelayanan terbaik. Bupati menegaskan, pihaknya tak akan segan menindak ASN yang indisipliner setelah mendapat libur dan cuti lebaran. Dan melalui momentum lebaran ini, semua ASN saling berjabat tangan dan memaafkan atas segala kesalahan maupun kekhilafan. Dan setelah selesai halal bi halal, pekerjaan harus segera dijalankan. Senada dengan Bupati, Wakil Bupati, Agus Subagiyo juga berharap, agar semua ASN mulai bekerja dengan semangat berlipat. Pasca liburan dan cuti lebaran yang cukup panjang, tentu energi para ASN telah terisi kembali, sehingga selayaknya mereka langsung bekerja dengan lebih giat. Bagi ASN yang tidak disiplin, Wabup mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD terkait, yaitu BKD dan Inspektorat, untuk menerapkan sanksi tegas, khususnya bagi ASN yang sengaja tak masuk kerja setelah libur dan cuti lebaran, terutama apabila yang bersangkutan tak memiliki alasan kuat dan bisa dipertanggungjawabkan. Sumber Berita dan Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Wonosobo